Portal Indonesia
Habibie

Kapolres Situbondo : Mari Bersinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan di Situbondo

berita terkini
Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono,SH.S.I.K.MH saat membacakan deklarasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Photo : Arief Yuda) 
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, SITUBONDO - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) merupakan salah satu persoalan utama yang tidak bisa dipisahkan dari hutan Indonesia. Sebagaimana diketahui, masalah utama sektor kehutanan di Indonesia meliputi kebakaran, kabut dan asap. Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia setiap tahun terjadi, disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor manusia baik sengaja atau tidak disengaja, serta faktor alam yang diakibatkan oleh kemarau panjang.

Untuk mengatasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Situbondo, Polres Situbondo melaksanakan deklarasi dalam Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) bersama 400 masyarakat LMDH yang hadir, bertempat di hutan dan lahan KPH Probolinggo Kecamatan Banyuglugur Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Kamis (19/9/19).

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono, SH.S.I.K.MH mengatakan, hutan adalah aset nasional yang harus kita jaga bersama, sesuai dengan UU 41 tentang kehutanan setiap orang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan diancam dengan 15 tahun penjara dan di KUHP juga di atur pidana 12 tahun jika disengaja dan 5 tahun yang tidak di sengaja.

"Akibat kebakaran hutan saat itu yang menyebabkan kabut asap dan menyebabkan penerbangan terganggu serta banyak penyakit yang ditimbulkan, setiap tahun kebakaran hutan terjadi, namun di tahun ini adalah puncaknya dimana tahun 2019 ini ada 7 provinsi kena kabut asap", katanya. 

Kapolres menambahkan, upaya penanganan Karhutla tidak semata menjadi tanggung jawab Pemerintah, namun peran serta dukungan aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.

"Jika Pemerintah dan segenap elemen masyarakat bersinergi, saling bahu membahu mencegah kebakaran hutan dan maka Karhutla bisa diatasi dengan baik", imbuhnya.

Sementara itu, KRPH taman timur KPH Probolinggo H. M. Rifa’i yang juga ketua SP Serikat Pekerja KPH Probolinggo mengatakan, sosialisasi tersebut sengaja diadakan untuk menambah wawasan dan kesadaran masyarakat LMDH.

“Tak hanya sosialisasi yang kita sampaikan tapi seperti yang disampaikan Kapolres tadi, bagaimana cara masyarakat melapor jika melihat kebakaran atau bagaimana cara memadamkan api secara manual dan aman jika apinya tidak terlalu besar", jelasnya.

Pantauan Portalindonesia.net, kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Situbondo, Camat Banyuglugur, Kapolsek, Danramil, ketua SP Serikat Pekerja KPH Probolinggo, serta 400 masyarakat LMDH.

Reporter : Arief Yuda Pranata
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Pengembangan Pariwisata Magetan Jadi Sorotan Ibas
Berita Selanjutnya Desa Riung Kembangkan Tenun Ikat

Komentar Anda