Portal Indonesia
Habibie

Yayasan Panti Asuhan Mukti Wibawa Ponorogo Segera Tempati Gedung Baru

berita terkini
Pembangunan gedung panti asuhan Mukti Wibawa Ponorogo dimulai. (Foto : Muh Nurcholis)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PONOROGO - Panti Asuhan Yayasan Mukti Wibawa Ponorogo segera menempati gedung baru. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama gedung Panti Asuhan Yayasan Mukti Wibawa Ponorogo, Minggu (22/9/2019).

Gedung dibangun di atas tanah wakaf dari Keluarga Hj. Soemi Rahayu di Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Ketua Yayasan Mukti Wibawa,  Sungkono mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam memajukan panti asuhan Mukti Wibawa.

Sungkono menambahkan bahwa pihaknya akan selalu menjaga amanah dengan sebaik-baiknya. "Ini adalah amanah yang harus kami jaga," ujar Sungkono.

Dia juga menjelaskan saat ini ada 34 anak dari Ponorogo, Trenggalek, Pacitan dan Wonogiri yang menjadi anak asuh di panti asuhan Mukti Wibawa. "Kami akan selalu menjaga amanah. Anak-anak kalian harus semangat, sama dengan anak-anak di luar sana. Kejarlah cita-cita kalian," paparnya.

Sedangkan Hj Soemi Rahayu berharap apa yang sudah diberikan kepada Yayasan Mukti Wibawa menjadi amal baik. "Dan bermanfaat bagi adik serta menjadi ladang amal kita semua," tambah Hj. Soemi Rahayu.

Kades Jalen, Langen Triyono mengucapkan terimakasih kepada pengurus Yayasan Mukti Wibawa mengucapkan selamat datang kepada keluarga Yayasan Mukti Wibawa di Desa Jalen. "Selamat bergabung di Desa Jalen, semoga pembangunan gedung yayasan berjalan dengan baik, lancar dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya," Kata Langen Triyono.

Menurut dia, Pemdes Jalen siap membantu administrasi yang dibutuhkan. Acara juga diisi dengan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan dhuafa serta pengajian akbar oleh Ustad Bang Djarwo dari Polres Ponorogo.

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Kasus Anggota DPRD Probolinggo Bergulir, Material Ijazah Abdul Kadir Diduga Asli
Berita Selanjutnya Hari Santri, OTT KPK dan Pilkada

Komentar Anda