Portal Indonesia
Habibie

Tak Ingin Disetubuhi, Seorang Nenek di Probolinggo Dibacok 

berita terkini
Kapolres AKBP Eddwi Kurniyanto, saat jumpa pers di Mapolres Probolinggo.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PROBOLONGGO - Seorang nenek berinisial A (55), warga Desa Pandean, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengalami penganiayaan dan percobaan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pemuda. 

Diketahui pelaku yang bernama Buhaedi (35) dan masih tetangga korban, sudah diringkus dan diamankan di Mapolres Probolinggo. 

Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto, saat dikonfirmasi dalam jumpa pers di Mapolres Probolinggo, Rabu (25/9/2019), mengatakan peristiwa penganiayaan dan percobaan pemerkosaan itu terjadi pada Minggu pagi (22/9/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.  

Peristiwa bermula saat itu korban pergi ke ladang yang berada tak jauh dari tempat tinggalnya untuk menyabit rumput. 

Nenek yang sedang asyik menyabit rumput untuk pakan ternak itu, tiba - tiba didatangi pelaku (Buhaedi) yang langsung memeluk dan hendak memperkosa korban. 

Mendapatkan dirinya hendak diperkosa, korban pun berontak dan melawan pelaku. Agar korban tidak melawan, pelaku langsung merampas sabit yang digunakan oleh korban. 

Namun korban masih tetap berontak hingga akhirnya pelaku langsung membacok punggung dan kepala korban. Setelah korban terkapar, pelaku langsung melarikan diri. 

"Selang waktu 3 jam pelaku dapat ditangkap di sekitar Desa Pandean," ungkap Kapolres Probolinggo. 

Menurut pengakuan pelaku, ia terpengaruh minuman beralkohol. Namun hal itu masih dalam penyidikan, apa memang benar dan ataukah memang pelaku menginginkan untuk berhubungan intim.

"Dengan perbuatannya, pelaku dapat terjerat pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkasnya.

Reporter : A. Hadari Asyari
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Aliansi Mahasiswa Indramayu Gelar Aksi Demo Tolak RUU KPK, Terjadi 5 Poin Kesepakatan
Berita Selanjutnya Desa Riung Kembangkan Tenun Ikat

Komentar Anda