Portal Indonesia
Habibie

Sambangi Gontor, JK Berharap Pendidikan Utamakan Masa Depan

berita terkini
Wapres Jusuf Kalla silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jatim, Kamis (3/10/2019) pagi. (Foto : Muh Nurcholis - Portalindonesia)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PONOROGO - Wapres RI, Jusuf Kalla mengajak masyarakat memahami makna modern saat silaturahmi dengan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jatim, Kamis (3/10/2019) pagi.

"Makna modern pada hari ini tentu saja sudah sangat jauh berkembang dibandingkan dengan modern di masa lalu. Dulu modern (maknanya) cukup bisa dipelajari dengan berbahasa Inggris. Sekarang, bahasa cukup dipelajari secara online," ungkap Jusuf Kalla.

Selain itu Jusuf Kalla juga menyampaikan, bahwa pendidikan semestinya tidak hanya membanggakan masa lalu, namun justru lebih mampu mengutamakan masa depan. "Jika pendidikan membanggakan masa lalu, pendidikan itu tak lebih dari museum. Kita saat ini untuk melihat 20 tahun ke depan. Itulah harapan saya, agar Gontor bisa beramal jariyah," pesan Jusuf Kalla.

Sedangkan Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi menyampaikan perkembangan Pondok Modern Darussalam Gontor yang prosesnya sangat terkait dengan wakaf. Amal Fathullhah menyampaikan bahwa berkaca dari pengalaman pesantren tradisional, di mana banyak sekali Pesantren yang merupakan milik Kiyai, dan diturunkan kepada anak-cucunya, dan sewaktu-waktu, Pesantren tersebut bubar karena anak-cucunya tidak lagi mau dan mampu melanjutkan kepimpinan orang tuanya.

"Jadilah Pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor mewakafkan pondok ini kepada Umat Islam. Langkah ini terutama, terlaksana dengan mengambil Universitas al-Azhar sebagai salah satu sintesa Pondok Modern Darussalam Gontor," ungkap Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi.

Saat ini menurutnya, PMDG tersebar di seluruh Nusantara.  "Alhamdulillah saat ini kita sudah memiliki tanah wakaf 300 ribu hektar, 26 ribu santri, dan 4000 mahasiswa," tandas Profesor Amal.

Pihaknya juga menyampaikan rasa terima kasih atas wakaf pembangunan CIES ini. CIES, diproyeksikan tidak hanya menjadi Pusat Studi Ekonomi Islam, namun juga basis Sekolah Pascasarjana bidang Wakaf pertama dan satu-satunya di dunia. "Semoga amal jariyah bapak ini JK diterima Allah SWT," bebernya.

Wapres Jusuf Kalla juga meresmikan Menara Masjid Pondok Modern Darussalam Gontor dan CIES dengan menekan tombol di depan Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor. 

 

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Gelar Wayang Kulit, Camat Grabag: Gayeng Purworejo yang Mulyo Indonesia Jaya
Berita Selanjutnya Sorot Dana BOS dan PIP di SMKS Al Ishlah, LBH CAKRA: Bisa Dibuktikan Setelah Proses Hukum Berjalan

Komentar Anda