Portal Indonesia
Habibie

Cegah Kenakalan Remaja, Ketua DPRD Ponorogo Gelar Tilik Sekolah

berita terkini
Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, S. Pd gelar apel bersama ribuan pelajar SMK PGRI 2 Ponorogo, Kamis (3/10/2019) pagi. (Foto : Muh Nurcholis - Portalindonesia)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PONOROGO - Maraknya aksi demonstrasi yang melibatkan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di berbagai kota yang menuntut pembatalan sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) membuat prihatin Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, S. Pd.

Selain memberikan himbauan melalui media sosial, Sunarto, S. Pd juga memberikan pemahaman kepada ribuan pelajar SMK PGRI 2 Ponorogo, Kamis (3/10/2019) melalui apel di halaman sekolah tersebut.

Pada kesempatan itu, Sunarto, S. Pd menyampaikan apa yang dilakukannya ini adalah upaya previntif. "Ini adalah bagian dari upaya memberikan penjelasan untuk antisipasi kondusifitas di Ponorogo," ungkap Sunarto, S. Pd.

Dia menjelaskan bahwa pelajar adalah usia yang mudah dipengaruhi untuk hal-hal anarkis. "Makanya kami mencoba pro active untuk datang ke sekolah-sekolah salah satunya yang pertama adalah SMK PGRI 2 Ponorogo ini," terangnya.

Lebih lanjut pria yang tinggal di Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo Ini menyampaikan bahwa demokrasi itu tidak harus anarkis dan sebagainya. "Namun dalam usianya yang masih belia lebih tepat jika mereka lebih fokus saja menimba ilmu," bebernya.

Pihaknya memang memilih SMK PGRI 2 Ponorogo sebagai pilot project. "Diakui atau tidak bahwa SMK PGRI 2 Ponorogo ini adalah centralnya dari semua pergerakan. Kalau ini sudah kita pegang mudah-mudahan yang lainya bisa mengikuti," tandasnya.

Pun, politisi Partai Nasdem ini berencana akan Tilik Sekolah ke SMA,  SMK maupun MA yang ada di Bumi Reyog untuk mencegah kenakalan remaja. "Dan kami menggandeng KNPI karena ini adalah bagian dari pembinaan juga kepada generasi muda," urainya. (ADV) 

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya 11 Petahana Ikut Pencalonan Kades, 4 Diantaranya Tumbang Saat Tes Tulis
Berita Selanjutnya Hari Santri, OTT KPK dan Pilkada

Komentar Anda