Portal Indonesia
Habibie

Sambut Lawatan SMK Se-Lumajang, Ketua PGRI Bondowoso Berikan Apresiasi

berita terkini
Ketua PGRI Bondowoso Bambang Sutjipto, S.Pd, M.Si (Memakai batik kusuma bangsa PGRI) dalam pembukaan lawatan sejarah. (Photo: Chandra/Portal Indonesia)
ad

PORTAL INDONESIA.NET, BONDOWOSO - Giat lawatan sejarah yang dilakukan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah SMK Kabupaten Lumajang ke Bondowoso, Selasa (05/10/2019), layak mendapatkan apresiasi yang mendalam. 

Rombongan guru-guru MGMP sejarah SMK Lumajang tersebut disambut langsung Ketua PGRI Bondowoso Bambang Sutjipto, S.Pd, M.Si yang kebetulan juga menjadi pembina MGMP Sejarah SMK Kabupaten Bondowoso sekaligus kepala SMKN 1 Grujugan yang menjadi tempat pembukaan lawatan sejarah.

SMKN 1 Grujugan dipilih menjadi tempat pembukaan mengingat sekolah tersebut berdekatan dengan pusat megalitikum Indonesia yang terletak di Pekauman – Grujugan Kabupaten Bondowoso. 

Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan apresisasi luar biasa kepada MGMP Sejarah SMK Lumajang yang  melaksanakan kegiatan yang sangat edukatif yaitu lawatan sejarah.

“Apresiasi untuk bapak/ibu guru yang telah melaksanakan kegiatan edukatif super inspiratif ini, terkait keluhan tentang pengurangan jam sejarah SMK, PGRI terus berjuang agar Kemdikbud segera melakukan perubahan”, ujar Bambang yang disambut gegap gempita oleh peserta.

Sekedar untuk diketahui, permasalahan pengurangan jumlah jam sejarah pada jenjang SMK (red: hanya 3 jam di kelas X) seperti termaktub dalam Permendikbud No 15 tahun 2018 menciptakan keresahan serius khususnya bagi guru-guru SMK.

Tidak salah dalam agenda lawatan sejarah, juga dilakukan Focus Group Discussion (FGD) tentang “Quo Vadis Pelajaran Sejarah SMK”. Hal ini disampaikan oleh Syahnur Desiria, M.Pd selaku ketua MGMP Sejarah SMK Bondowoso selaku tuan rumah. 

“Lawatan sejarah lintas kabupaten ini selain kami mengeksplorasi destinasi wisata di Bondowoso, juga dilakukan FGD bersama PGRI untuk menitipkan nasib pelajaran sejarah pada jenjang SMK”, imbuh Desi.

Sementara itu, ketua MGMP Sejarah SMK Kabupaten Lumajang Kiki Nurul Aisyi menyampaikan tujuan lawatan sejarah ke Bondowoso ini adalah untuk menambah khasanah wawasan sejarah lokal Bondowoso yang dikenal dengan kota megalitikum, mempelajari sejarah lokal gerbong maut dan sejarah lokal lainnya sebagai bahan membuat media pembelajaran sejarah.

Reporter : Chandra
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Layanan Publik BPN Malang Kurang Maksimal
Berita Selanjutnya Kanwil Kemenag Tangerang Gelar Jalan Sehat Kebangsaan

Komentar Anda