Portal Indonesia
Habibie

Tagih Janji, Pedagang Pasar Inpres Audiensi dengan Wawalko Lhokseumawe

berita terkini
Perwakilan pedagang audiensi dengan Pemko Lhoksumawe
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, LHOKSEUMAWE - Pedagang Pasar Inpres Kota Lhokseumawe bersama Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR), Selasa (8/10) siang kembali mendatangi Kantor Walikota setempat untuk menagih janji dalam menyelesaikan yang dialami para pedagang tersebut.

Kedatangan perwakilan pedagang dan mahasiswa diterima Wakil Walikota (Wawalko) Lhokseumawe, Yusuf Muhammad di Ops room. 

Sejumlah keluhan pedagang seperti mahalnya harga lapak, adanya dugaan pungutan liar (pungli) hingga persoalan penggusuran lapak, disampaikan kepada Wawalko.

Bahkan, para pedagang meminta kepada Walikota untuk memberhemlntikan Kepala Disperindagkop Lhokseumawe karena dianggap tidak dapat memberikan solusi bagi para pedagang.

Permintaan juga ditujukan ke Kapolres Lhokseumawe untuk segera memeriksa Kepala Disperindagkop, serta DPRK agar membuat Tim Pansus guna menyelidiki dugaan korupsi restribusi Pasar Inpres.

NI, salah seorang pedagang mengaku keberatan jika lapaknya yang dipakai untuk berjualan beras digusur. Pasalnya, ia menafkahi keluarganya dengan berjualan di pasar. Belum lagi angsuran di bank yang harus disetorkan setiap bulannya.

Menanggapi tuntutan pedagang, Wawalko Lhoksumawe Yusuf Muhammad menjamin tidak ada penggusuran pedagang kecil  di Pasar Inpres. Dia juga meminta pedagang agar tidak membayar resteibusi sewa lapak tanpa adanya tanda bukti pembayaran yang sah, dari Pemko Lhokseumawe.

"Jangan takut untuk melapor ke kantor apabila ada permasalahan", katanya.

Reporter : Nurmansyah
Editor : Sutrisno
444
Berita Sebelumnya Stop Maksiat dan Narkoba, SMKN 1 Grujugan Manunggal Bakesbangpol
Berita Selanjutnya Hari Santri, OTT KPK dan Pilkada

Komentar Anda