Portal Indonesia
Habibie

Elemen Umat Islam Ponorogo Sepakat Tolak Radikalisme

berita terkini
Pimpinan Ponpes Sendang Drajat Ponorogo, Kyai Jafar Sodiq bersama Ali Magfur dan Anton Samsuri menolak Radikalisme. (Foto-Foto : Muh Nurcholis - Portalindonesia)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, PONOROGO - Kasus penusukan terhadap Menkopolhukam RI,  Wiranto di Pandegelang, Banten beberapa hari lalu membuat keprihatinan sejumlah pihak, khususnya umat Islam di Bumi Reyog Ponorogo, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Kyai Jafar Sodiq selaku pengurus Forum Pondok Pesantren se-Kabupaten Ponorogo. "Kami mengutuk dan mengecam keras segala bentuk radikalisme termasuk penusukan terhadap Menkopolhukam, Bapak Wiranto karena tindakan tersebut tidak sesuai syariat Islam," papar Kyai Jafar Sodiq, Selasa (15/10/2019).

Menurutnya, masyarakat harus kompak dan menjaga keutuhan NKRI serta kerukunan umat beragama. "Polri harus mengusut tuntas aksi terorisme dari Bumi Indonesia dan masyarakat harus tenang," harap pimpinan Pondok Pesantren Sendang Drajat, Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Ponorogo ini.

Hal sama diutarakan oleh Ali Magfur selaku Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Slahung yang menekankan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh aksi terorisme dan penusukan terhadap Wiranto. "Polri harus tegas atas kasus penusukan terhadap diri Pak Wiranto tersebut," pinta Ali Maghfur.

Sementara itu, Anton Samsuri selaku Ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Kabupaten Ponorogo ikut mengecam aksi kekerasan dan radikalisme. "Kami berharap para pelajar di Kabupaten Ponorogo tidak terprovokasi aksi radikalisme tersebut," tandas Anton Samsuri.

Reporter : Muh Nurcholis
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Dari Ponorogo, KWP Kecam Radikalsme
Berita Selanjutnya Pasca Kejadian di Polrestabes Medan, Penjagaan di Mapolres Situbondo Diperketat

Komentar Anda