Portal Indonesia
Habibie

Sangsi Komitmen Legislator

berita terkini
La Ode Biku 
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET - Legislator adalah wakil rakyat di parlemen yang dipilih masyarakat secara demokratis. Oleh rakyat memberikan kepercayaan penuh kepada mereka untuk  menampung dan menyalurkan aspirasi khalayak. Lebih dari itu, seyogyanya sebagai politisi, mereka  harus gigih berjibaku memperjuangkan aspirasi warga masyarakat. Sebab secara esensial, eksistensinya menjembatani kehendak rakyat, lalu diwujudkan dalam sebuah program nyata. 

Ragam aspirasi ada dipundak wakil rakyat yang terhormat. Keluhan akan peningkatan taraf hidup masyarakat dieksekusi lewat ketukan sakral palu sidang pimpinan dewan. Reses adalah ajang bagi rakyat bertemu dengan wakil rakyat. Lewat forum itu warga dapat mencurahkan keluh kesah dan seabrek permasalahan yang dialami oleh petani, nelayan, pedagang  dan lainnya. Idealnya relasi antara rakyat dan wakil rakyat seperti itu adanya. 

Namun kondisi ideal tersebut pada kenyataannya justru  mengecewakan rakyat. Alih-alih rakyat menikmati  janji manis saat kampanye tapi yang ada malah buaian demi buaian. Sehingga masyarakat dapat percaya dengan kalimat sakti dan jurus pelintir ala wakil rakyat. Alibi disampaikan sedemikian rupa agar konstituen mengangguk. Padahal sesungguhnya adalah  intrik supaya mereka tak dicap orang tak menepati janji. 

Yang miris lagi rakyat kecil hidup dalam kondisi kesusahan. Tapi wakil rakyat dengan menggunakan duit rakyat hidup berleha-leha di hotel mewah. Lebih ironis, masyarakat berharap memperjuangkan aspirasinya namun yang terjadi mereka terlibat kongkalikong dengan pihak lain hingga terungkap tersandung kasus. Kisah-kisah ini menjadi tontonan dan bacaan masyarakat  melalui media massa. Peristiwa masa silam tentang skandal wakil rakyat membuat warga sangsi dengan komitmen politisi dengan sebutan yang terhormat itu.

Sikap skeptis publik akan komitmen legislator dalam memperjuangkan aspirasi rakyat adalah wajar. Pasalnya, pengalaman masa lampau kerap menimbulkan rasa cemas bagi warga. Persepsi publik pun atas kejadian buruk tersebut tercatat dipikiran alam bawah sadarnya: komitmen legislator layak diragukan. Stigma ini bukan sesuatu yang permanen dialami oleh semua anggota legislator. Masih banyak legislator yang ada di negeri ini yang memiliki integritas. Rela berkorban dengan apapun untuk memenuhi kepentingan rakyat. Kisah kelam itu semestinya dijadikan catatan penting buat wakil rakyat. Bahwa masyarakat selalu memantau wakilnya yang punya perangai buruk dan meninggalkan jejak sejarah yang mengkhianati amanah rakyat. Legislator memacu diri agar dimata publik reputasinya tidak rusak dan senantiasa menjaga komitmen sehingga pada akhirnya citra sebagai politisi akan dikenang sepanjang masa.

Reporter : La Ode Biku
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Irdes P3A Mitra Cai Desa Sukadana Telah Dilaksanakan
Berita Selanjutnya Densus 88 Tangkap Seorang Gembong Teroris di Cilacap

Komentar Anda