Portal Indonesia
Habibie

PTSL di Desa Curah Tatal Disoal, Diduga Tarik Biaya Tak Sesuai SKB Tiga Menteri

berita terkini
Ilustrasi
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, SITUBONDO - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2018/2019 di Desa Curah Tatal Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, menjadi sorotan sejumlah kalangan dan lembaga.  

Program pemerintah yang bertujuan untuk percepatan pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum Hak atas tanah masyarakat serta untuk kemakmuran masyarakat, serta mengurangi dan mencegah sengketa dan konflik pertanahan tersebut, biaya yang dibebankan kepada masyarakat untuk pengurusan sertifikat PTSL di Desa Curah Tatal diduga tidak sesuai surat keputusan bersama (SKB) tiga Menteri. 

Padahal, berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) tiga kementerian, bahwa biaya pengurusan sertifikat pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) dibebankan kepada masyarakat Jawa Timur sebesar Rp150.000 per bidang. 

Dugaan biaya yang dibebankan kepada masyarakat untuk pengurusan sertifikat PTSL tidak sesuai SKB tiga menteri di desa tersebut, disampaikan aktivis sebuah LSM di Kabupaten Situbondo kepada portalindonesia.net. 

Aktivis sebuah LSM yang tidak mau menyebutkan namanya itu kepada portalindonesia.net menyampaikan, biaya untuk pengurusan sertifikat PTSL tahun 2018/2019 di Desa Curah Tatal diduga sebesar Rp 700 ribu hingga jutaan rupiah. 

Ia juga menyampaikan, bahwa biaya untuk pengurusan sertifikat PTSL dengan jumlah nominal sebesar itu diperkuat dengan surat pernyataan serta tanda tangan warga diatas materai Rp 6000. 

Kepala Desa Curah Tatal, Arwiyatin, ketika didatangi tim bersama awak media mengatakan masih belum mengetahui tentang adanya dugaan pungli oleh panitia PTSL di desanya. 

"Saya perlu bukti tentang penarikan PTSL 2018 - 2019 dan mengecek ke warga saya bersama Sekdes," ucap Arwiyatin singkat. 

Reporter : Tim
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Giat MGMP Bahasa Inggris Tingkat MTs Se Aceh Utara Dimulai
Berita Selanjutnya Densus 88 Tangkap Seorang Gembong Teroris di Cilacap

Komentar Anda