Portal Indonesia
Habibie

Kecewa Bantuan Sapi Tak Turun, Oknum Kades di Situbondo Dilaporkan Warganya 

berita terkini
Puluhan Warga Desa Taman Sari, Sumbermalang saat melapor ke Polres Situbondo. (Istimewa)
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, SITUBONDO - Mengaku ditipu oleh oknum kepala desanya dengan modus iming iming akan mendapatkan bantuan ternak sapi, puluhan warga Dusun Krajan Desa Taman Sari Kecamatan Sumbermalang pada Rabu (06/11) kompak melaporkan oknum kadesnya ke Mapolres Situbondo.

Menurut salah satu warga yang menjadi korban dugaan penipuan tersebut, Abdul Muis (32) warga RT 01 RW 01 Desa/Kecamatan setempat, kejadian tersebut terjadi pada tahun 2016 sekira pukul 08.00 pagi. Saat itu oknum kadesnya mendatangi rumahnya dan mengatakan ada program bantuan ternak sapi yang akan diberikan kepada warganya.

Namun, untuk mendapatkan bantuan tersebut, dirinya diminta membayar Rp 300 ribu. Namun begitu sudah membayar, setelah tiga tahun lamanya bantuan sapi yang konon berasal dari Dinas Sosial (Dinsos) Situbondo itu sampai sekarang tak kunjung ada.

“Karena ingin mendapat bantuan, Saya ngutang dan langsung dibayarkan ke pak Kades Rp 300 ribu. Kemudian saya diminta agar tidak bilang bilang kepada warga yang lainnya,”ujar Abdul Muis saat di Mapolres Situbondo.

Ternyata setelah ditelusuri bukan hanya dirinya saja, lanjutnya, warga lainnya juga terperdaya oleh iming iming manis bantuan sapi tersebut, hingga juga harus membayar sejumlah uang yang diminta oknum Kadesnya. Bahkan kepada warga yang lainnya itu, nilainya bervariasi dari Rp 300 ribu sampai Rp 1 juta. Karena sudah tidak sabar dengan janji jani palsu itu, akhirnya warga memilih penyelesaian melalui jalur hukum yang berlaku. 

“Ini yang ikut ke Polres korban semua. Ada yang Rp 300 ribu, Rp 600 ribu, bahkan juga ada yang sampai Rp 1 juta. Kasihan, mereka itu ada yang menjual kambing, kalung dan pinjam sana sini. Kalau ditanya selalu janji besok besok terus,” paparnya kepada sejumlah wartawan.

Dikonfirmasi di ruangannya, Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Masykur membenarkan adanya laporan sejumlah warga terkait dugaan tindak pidana penipuan dengan modus program bantuan ternak sapi.

“Betul sekali, hari ini ada pelapor yang melaporkan dugaan penipuan oleh oknum, yang kejadiannya itu tahun 2016, bahwa ada program bantuan sapi di satu desa di Kecamatan Sumbermalang. Kemudian dalam program tersebut, warga yang akan menerima diberi kewajiban untuk memberikan sejumlah uang dan sampai saat ini bantuan tersebut tidak ada. Ini sudah terbit Laporan Polisi (LP),” kata AKP Masykur.

Namun meski demikian, pihaknya akan mengambil langkah akan mendalami perkara tersebut secara prosedur, transparan dan normatif dan akan dilakukan klarifikasi kepada para pihak.

“Manakala ada itikad dari pihak terlapor, maka akan kita lihat perkembangannya,” pungkasnya.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Situbondo, yang saat menjabat sebagai Kadis DPMD Situbondo, Lutfi Joko Prihatin mengatakan, bahwa saat itu sempat diusulkan program tersebut tapi gagal dan warga sempat komplain ke Dinas Sosial karena bantuan tersebut tidak turun turun.

“Saya juga sempat di komplain terkait program batuan itu yang tidak turun turun. Saya juga bilang, siapa yang nyuruh mintai uang. Program itu kan harus jelas, apa KUBE atau UEP. Itu belum jelas sudah seperti ini. Itu kan yang di Sumbermalang,”ujar  Lutfi Joko Prihatin kepada awak media.

Sementara itu, Sekretaris Desa setempat, Samsul, mengaku tidak tahu menahu tentang penarikan uang terkait program bantuan ternak sapi oleh oknum kadesnya, namun sempat mendengar isu santer adanya informasi tersebut.

“Saya tidak tahu berapa uangnya dan berapa orang yang sudah membayar. Tapi sempat mendengar isu itu,”katanya. 

Sedang Kepala Desa Tamansari Kecamatan Sumbermalang, SL, dikonfirmasi melalui handpondnya sampai berita ini ditulis tidak dapat dihubungi. (kim/gk)

Reporter : Tim
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Merasa Tanda Tangan Pada SPj DD 2018 Dipalsu, Warga Seletreng Lapor Polisi 
Berita Selanjutnya Tidak Hanya Obral Janji, Ibas Realisasikan Bantuan Karawitan Bagi Seniman Jaranan Thek ISJTP Ponorogo

Komentar Anda