Portal Indonesia
Habibie

Sejumlah KPM PKH di Purworejo Mundur, Ini Alasannya

berita terkini
Pendamping PKH, Ahmad Nurul Arifin (tengah) bersama warga Bruno Purworejo yang mengundurkan diri 
ad

PORTALINDONESIA.NET, PURWOREOREJO - Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Senin (11/11/2019), mengundurkan diri secara sukarela.

Pendamping PKH, Ahmad Nurul Arifin mengatakan, warga yang mundur sebagai penerima bantuan PKH itu berasal dari Desa Puspo Kecamatan Bruno. "Jumlahnya ada 6 orang warga Desa Puspo yang telah mundur sebagai penerima bantuan PKH," ungkap pendamping PKH di Desa Puspo Kecamatan Bruno, Rabu (13/11/2019). 

Arifin menjelaskan, 6 orang KPM bantuan PKH itu mundur secara sukarela dan mereka sudah masuk anggota Graduasi. 

"Beberapa KPM asal Desa Puspo yang mengundurkan diri secara sukatela itu sudah masuk anggota Graduasi mas. Graduasi merupakan peserta PKH yang sudah meningkat status ekonominya," terangnya. 

Menurutnya, pengunduran diri 6 dari 350 KPM PKH itu tentunya menjadi hal positif yang harus dicontoh oleh warga atau masyarakat lain. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab manfaat adanya PKH yang telah diterimanya membuat kesejahteraan mereka meningkat. "Mereka menyampaikan, bahwa masih banyak warga lainnya yang lebih membutuhkan bantuan dari PKH ini," beber Arifin. 

Di tempat terpisah, salah satu PKM yang mengundurkan diri, Marni menyampaikan dalam pengunduran dirinya tidak ada paksaan dari siapa pun. Dia mengatakan masih banyak warga yang hidupnya di bawah dirinya tapi sama sekali belum tersentuh bantuan PKH. Untuk itu dirinya mengikhlaskan agar orang lain menggantikannya untuk mendapatkan PKH.

"Saya lihat kemarin di tempat lain masih banyak keluarga yang kurang mampu dan belum mendapatkan PKH. Apalagi mellihat di medsos, penerima PKH itu banyak yang salah sasaran," pungkasnya.

Reporter : Fauzi
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Setubuhi Anak Tiri, Buruh Asal Purbalingga Ditangkap Polisi
Berita Selanjutnya Habis Menyantap Jamur, Sekeluarga di Purwokerto Keracunan

Komentar Anda