Portal Indonesia
Habibie

Pemkab Tak Anggarkan FKN, DPRD Bondowoso: Masih Diupayakan

berita terkini
Wakil Ketua DPRD Bondowoso Sinung Sudrajad.
ad

PORTALINDONESIA.NET, BONDOWOSO - Festival Kopi Nusantara (FKN) yang dalam beberapa tahun terakhir sudah menjadi ciri khas Bondowoso terancam tak ada lagi pada 2020 mendatang. Pemkab Bondowoso tak lagi mengalokasikan anggaran dalam RAPBD yang saat ini tengah di bahas bersama DPRD Bondowoso.

Kepastian tersebut disampaikan Sinung Sudrajad dalam Rembuk Kopi di Cafe Expressi Bank Jatim, Selasa (27/11) malam.

Menurutnya, kondisi tersebut tentu sangat disayangkan. Mengingat FKN memberikan dampak yang sangat bagus terhadap pengembangan dunia perkopian di Bondowoso. Untuk itulah, meski tidak dialokasikan oleh eksekutif, pihaknya akan memperjuangkan agar FKN 2020 tetap terselenggara.

Dia pun optimistis melalui rapat antara tim anggaran dan badan anggaran, tercapai kesepakatan untuk alokasi anggaran FKN 2020. 

Kendati begitu, ketika FKN 2020  kembali terlaksana, harus ada perbaikan dibanding FKN sebelumnya. "Event harus jelas sesuai judulnya 'Nusantara'.

Tidak hanya event untuk menggugurkan kewajiban. Tapi sifatnya berkelanjutan untuk mengenalkan kualitas kopi Bondowoso," tuturnya.

FKN menurutnya harus mampu memberikan dampak pemberdayaan secara ekonomi, khususnya bagi masyarakat kopi. Untuk itulah, mereka yang hadir dalam FKN bukan hanya pelaku kopi nusantara, tetapi juga pelaku pariwisata

"Susun target dan capaian yang logis," tambahnya. Dia juga berharap agar FKN menjadi beban tugas Dikoperindag yang bersinergi dengan Dinas Pertanian dan Dinas Pariwisata.

Reporter : Eko Setia Budi
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Pegiat Kopi Sesalkan Pemkab Tak Lagi Greget Gaungkan BRK
Berita Selanjutnya Ibas Ingatkan Anak Muda Magetan Tidak Produksi Hoax

Komentar Anda