Portal Indonesia
Habibie

Tokoh Adat Kecam Keras Perilaku Oknum Anggota DPRD Lampung Utara

berita terkini
Tokoh Adat Lampung Utara, Suttan Puceng Mergo Kotabumi Ilir Nuo Balak
ad

PORTALINDONESIA.NET, AMPUNG UTARA - Viralnya pemberitaan tentang dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Lampung Utara berinisial HM dengan seorang janda yang digrebek warga Kelurahan Sindangsari beberapa waktu lalu, membuat salah satu tokoh adat Lampung Utara, Suttan Puceng Mergo KotabumiI Ilir Nuo Balak, geram dengan perilaku oknum anggota Dewan tersebut.

Suttan Puceng menegaskan, bahwa perbuatan oknum anggota Dewan itu membuat malu dan resah tokoh adat Pepadun Lampung Margo Nyunyai yang ada di Lampung Utara. 

"Saya selaku pemegang Adat Pepadun Lampung Utara Mergo Nyunya, mengecam perilaku HM yang dianggap tidak mempunyai etika sebagai anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara," ungkap Suttan Puceng, saat dikonfirmasi di kediamnya, Kamis (28/11/2019).

Suttan Puceng meminta kepada HM agar segara menyelesaikan persoalan tersebut secara adat, karena HM dianggap telah melanggar aturan aturan budaya adat Lampung Mergo Nyunya. 

Selain itu, Suttan Puceng menilai HM dapat didenda secara Hukum Adat yang berlaku. 

"Saya meminta agar pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk memberikan sangsi tegas kepada HM. Ini sudah meresahkan nasyarakat maupun tokoh adat Lampung Utara," tandasnya. 

Sebelumnya telah diberitakan, salah seorang anggota DPRD Lampung Utara yang berinisial (HM) sedang berduaan di dalam rumah seorang wanita yang bukan pasangannya, digrebek warga, Minggu malam (24/11/2019) sekitar pukul 22.15 WIB.

Menurut keterangan Sahdin, Ketua RT 05 RW 02, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, diduga seorang oknum anggota Dewan sedang berduaan dengan seorang janda berinisial S. Saat itu berada di dalam rumahnya S.

Reporter : Tim
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Warga Miskin Penderita Kanker Ganas di Ardirejo Dijenguk Pihak Dinkes Situbondo
Berita Selanjutnya Ibas Ingatkan Anak Muda Magetan Tidak Produksi Hoax

Komentar Anda