Portal Indonesia
Habibie

Tim BangGar DPRD Kota Malang Revisi APBD Terkait MCC 

berita terkini
Suasana rapat tim BangGar DPRD Kota Malang.
ad

PORTALINDONESIA.NET, MALANG RAYA - Rapat tim Badan Anggaran DPRD Kota Malang bersama tim anggaran dari Pemkot selama dua hari hingga larut malam terkait rencana proyek MCC yang menggunakan APBD menghasilkan beberapa catatan.

Menurut AW (Ahmad Wanedi), bahwa tim BangGar DPRD Kota Malang sangat serius membahas terkait koreksi RAPBD tahun 2020. Soal MCC tengah didalami dengan seksama, mengingat MCC tersebut pada DED nya tidak direncanakan oleh dinas teknis, yaitu PUPR, bahkan direncanakan oleh dinas yang berbeda, tentu beda pula penafsiran pemahaman nya antara tim BangGar DPRD dan timGarnya Pemkot. Termasuk amdal dan Amdalalin-nya juga belum klir.

Kepada portalindonesia.net, Wanedi menyampaikan, nilai 125 M dengan gedung 8 lantai diragukan banyak pihak anggota dewan dan publik, proses pembangunan nya bisa selesai tepat waktu dan fungsi dalam kurun waktu satu tahun.

AW (Ahmad Wanedi) menyarankan kepada Pemkot Malang, agar tidak memaksakan proses pembangunan MCC tersebut.

"Kami khawatir justru nanti bermasalah di kemudian hari, banyak hal yang dilanggar, mulai multy proses hingga pelaksanaan nya! Belum lagi diketahui kejelasan siapa pengelola nya?!" ujar AW, Selasa (03/12)

"Hasil evaluasi dan koreksi akan diteruskan ke provinsi untuk mendapatkan nomer registrasi, setelah ditandatangani oleh ketua DPRD dan Wali Kota Malang," lanjutnya. 

Politisi asal PDIP itu menambahkan, sekalipun pihak Pemkot merasa ada keberatan dari beberapa poin catatan hasil rapat bersama kemaren malam. "Namun tim BangGar juga fraksi PDIP tetap solid dan konsis pro rakyat, berjuang untuk kesejahteraan rakyat yang telah mempercayakan keterwakilannya."pungkas AW.  

Sementara terkait koreksi dan revisi, menurut Arif Wahyudi dari Fraksi PKB dengan sebuah catatan. "Alhamdulillah sudah tandatangan semua (Ketua Dewan dan Walikota ). Soalnya Catatan dan jawaban bersama cukup banyak. Dalam proses pembahasan sangat wajar ada keberatan baik dari Dewan maupun dari eksekutif. Yang penting hasil akhir," ujar Arif Wahyudi alias Bang Kumis

Reporter : Galih
Editor : Abdul Hakim
ad
Berita Sebelumnya Terhanyut Arus Sungai, Warga Kepil Ditemukan Sudah Tewas di Sungai Kodil
Berita Selanjutnya Ibas Ingatkan Anak Muda Magetan Tidak Produksi Hoax

Komentar Anda