Portal Indonesia
Habibie

Tolak Pembangunan MCC, AMATI Gelar Aksi Bagi Stiker dan Orasi

berita terkini
Pemasangan spanduk dan aksi penolakkan pembangunan MCC di eks gedung PDAM Kota Malang.
ramadhan

PORTALINDONESIA.NET, MALANG RAYA - Aksi  protes dan penolakan terhadap rencana pembangunan gedung MCC (Malang Creative Center) oleh berbagai lembaga dan perwakilan elemen masyarakat di Kota Malang terus berlanjut.

Hari ini, Sabtu (7/12/2019), Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMATI), Omah Gotong Royong serta berbagai perwakilan elemen masyarakat, kembali menggelar aksi penolakan akan dibangunnya gedung MCC yang menelan dana APBD sebesar Rp 184 M tersebut.

Kali ini, aksi digelar di depan eks gedung PDAM lawas (gedung yang akan di pakai untuk pembangunan MCC) Jl. A. Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Romadhony kordinator AMATI mengungkapkan aksi penolakkan ini sebagai tindak lanjut dari aksi di depan Balaikota dan gedung DPRD Kota Malang beberapa waktu lalu.

"Intinya kami AMATI bersama berbagai elemen masyarakat tegas menolak pembangunan MCC dan berharap kepada Walikota Malang untuk bijak dalam penggunaan APBD,karena sejatinya penggunaan APBD harus bisa bermanfaat bagi masyarakat kota Malang" ungkapnya.

Dony juga mengutarakan rencana pembangunan MCC tersebut seolah-olah dipaksakan dan tidak semua warga Kota Malang mengetahui. "Padahal pendanaan MCC berasal dari APBD dimana warga berhak mengetahui untuk apa saja dana tersebut," tandasnya.

Selain diikuti oleh 50 orang, dalam aksi juga dihadiri oleh politisi gaek Bido Suasono (eks anggota DPRD tahun 1998).

Menurut Sony panggilan akrabnya, seharusnya Pemkot Malang menyiapkan SDM dulu sebelum membangun MCC. "Karena jika SDM dan hasil karya creator kota Malang tidak bisa bersaing dengan produk Eropa maupun Cina yang saat ini banyak kita jumpai dimana-mana, maka bisa dipastikan pembangunan MCC hanya akan menguntungkan segelintir orang saja," tuturnya. 

Selain itu, Sony juga menyarankan efisiensi anggaran atau pengalihan anggaran daripada membangun MCC dengan anggaran yang jumlahnya fantastis tersebut.

"Akan lebih baik pemanfaatan gedung Ramayana atau eks Matahari di pasar besar kota Malang agar bisa di pergunakan sebagai wadah hasil creator, tempat seniman dan budayawan menunjukkan kreasinya," ucapnya.

Pantauan portalindonesia.net di lokasi aksi, tampak peserta aksi juga membagikan 999 stiker yang berisi penolakkan pembangunan MCC kepada pengguna jalan yang lewat di depan eks gedung PDAM.

Reporter : Junaedi
Editor : Abdul Hakim
444
Berita Sebelumnya Periwara di 'Musim' Pilkada Serentak 2020
Berita Selanjutnya Personil BPBD Jatim Bersama Relawan Bersihkan Sampah di Kali Buntung

Komentar Anda